Fehie Fihay Travel Rombong

Agen Tiket Pelni Balikpapan

Informasi & Pemesanan 0813 4786 9079 >>> OPEN 07:00-14:00 >>> 19:00-00:00

KM Lambelu Kandas

KM Lambelu Kandas, Tunggu Air Pasang Baru Merapat di Malundung


Pemandangan tak biasa terjadi di perairan Tarakan. Kapal penumpang milik PT Pelni, KM Lambelu terpantau kandas tak jauh dari bibir pantai Tanjung Pasir, Tarakan Timur.


Dari informasi yang didapatkan Kaltara Pos, KM Lambelu tak bisa beranjak dari tempatnya kandas sejak pukul 02.00 Wita tadi malam. Agar bisa lolos dari jebakan gusung itu, KM Lambelu kabarnya menunggu air pasang untuk sandar di Pelabuhan Malundung.

PT Pelni menyatakan ratusan penumpang KM Lambelu yang kandas di perairan Tanjung Pasir Kota Tarakan, Kalimantan Utara, terpaksa dievakuasi ke daerah terdekat karena kapal tersebut belum mampu melanjutkan pelayaran.

Komandan Patroli Kantor Syahbandar dan Otorita Pelabuhan (KSOP) Kota Tarakan, Syahruddin di Tarakan melalui sambungan telepon dari Nunukan, Minggu menjelaskan, sehubungan gagalnya menggeser KM Lambelu dari posisi kandas di perairan Tanjung Pasir setelah dilakukan penarikan menggunakan tugboat hingga pukul 23.00 Wita.

Maka petugas KSOP Kota Tarakan bekerja sama dengan Polair setempat langsung mengambil inisiatif untuk mengevakuasi seluruh penumpang termasuk anak buah kapal (ABK) ke Pelabuhan Tengkayu Kota Tarakan.

Syahruddin menjelaskan, proses evakuasi penumpang KM Lambelu tersebut dilakukan menggunakan dua unit kapal yakni KM Sarang Aloe bagi penumpang tujuan Balikpapan (Kaltim), Makassar (Sulsel) dan Maumere (NTT) sedangkan penumpang tujuan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan dievakuasi menggunakan kapal LCT Bison,

Jumlah penumpang yang berada di kapal milik PT Pelni tersebut sebanyak 649 orang namun yang akan turun di Kabupaten Nunukan sebanyak 337 orang yang sebagian besar adalah tenaga kerja Indonesia (TKI) asal NTT, Sulsel dan Sulbar yang akan bekerja di Negeri Sabah, Malaysia.

Pemesanan Tiket Hubungi Kami Sekarang Juga

Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "KM Lambelu Kandas"

 
Back To Top